hari ini hari pertama praktikum penkom

 

kacau…

maklum AGH banyak massa

huhuhu

 

kasian jg yang tereliminasi hari ini

hmmm. beberrapa hari Lg aku di bogor Lagi

rasanya kurng dch

masi pngen dirumah

Nama          : Martika Andhini

NIM           : A24100035

Laskar         : 22

Cerita inspirasi menurutku adalah cerita yang membuat seseorang tergugah semangatnya atau sadar akan hal-hal lain yang banyak yang tidak disadarinya.

Cerita-cerita yang menginspirasiku sebenarnya kebanyakan dari buku-buku yang aku baca. Dari kebanyakan buku yang aku baca diantara yang sering menginspirasiku buku-buku karya Tere-liye(hehe bukan bermaksud promosi). Karya-karya dari beliau kebanyakan mengajarkan tentang kehidupan,mengajarkan kita akan kesederhanaan,kebersamaan,selalu instrokpeksi diri, dan yang paling penting adalah keikhlasan. Ikhlas terhadap semua ujian dari Allah,bukan berarti tanpa usaha. Tapi ikhlas untuk mendapat ujian tersebut,gak mudah menyerah dan gak selalu mengeluh.

Salah satu yang membuat yang  menginspirasi aku banget yaitu Burlian dan Pukat (dari serial anak-anak mamak)

Burlian dan Pukat adalah anak dari mamak(dan juga bapak tentunya). Mereka tinggal di pedesaan di daerah Bukittinggi. Walaupun mereka hidup di daerah pedesaan tapi kehidupan mereka menyenangkan. Di dalam buku-buku ini menceritakan kehidupan masa kecil dari anak-anak mamak. Masa anak-anak adalah kesempatan emas untuk menumbuhkan kejujuran(di dalam cerita kejujuran dan kebagusan akhlak sangat di tekankan oleh mamak kepada anak-anaknya),harga diri, etos kerja, serta perangai baik. Dari buku tersebiut aku jadi sadar bahwa akhlak yang baik harusnya ditanam sejak kecil,agar generasi penerus ini tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual tapi juga kecerdasan emosonial yang akan membawa bangsanya menjadi lebih baik. Karena ana-anak adalah harta karun bangsa yang tidak ternilai harganya

Selain Burlian dan Pukat,buku dari Tere-liye yang lain yang membuatku sadar yaitu Bidadari-bidadari Surga. Kerja keras,kerja keras,kerja keras dan juga keikhlasan yang sangat, yang di muat di buku ini. Keinginan yang kuat tanpa adanya kerja keras tak akan ada hasilnya.

Sebenarnya banyak cerita-cerita,lagu-lagu,dan buku-buku yang menginspirasiku. Yang mengajari ku untuk gak mengenal lelah dalam berusaha dan berdoa,untuk ikhlas menghadapi semuanya,yang memotivasiku untuk berani bermimpi dan berusaha keras untuk meraihnya.

Suatu hari kakak ku menceritakan suatu cerita yang menceritakan tentang kejujuran yang harus di tegakkan dalam kondisi apapun,kapanpun dan dimanapun

WANITA PEMERAH SUSU DAN ANAK GADISNYA

Pada zaman pemerintahan Umar bin Khaththab hiduplah seorang janda miskin bersama seorang anak gadisnya di sebuah gubuk tua di pinggiran kota Mekah. Keduanya sangat rajin beribadah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Setiap pagi, selesai salat subuh, keduanya memerah susu kambing di kandang. Penduduk kota Mekah banyak yang menyukai susu kambing wanita itu karena mutunya yang baik.Pada suatu malam, Khalifah Umar ditemani pengawalnya berkeliling negeri untuk melihat dari dekat keadaan hidup dan kesejahteraan rakyatnya. Setelah beberapa saat berkeliling,sampailah khalifah di pinggiran kota Mekah. Beliau tertarik melihat sebuah gubuk kecil dengan cahaya yang masih tampak dari dalamnya yang menandakan bahwa penghuninya belum tidur. Khalifah turun dari kudanya, lalu mendekati gubuk itu. Samar-samar telinganya mendengar percakapan seorang wanita dengan anaknya.”Anakku, malam ini kambing kita hanya mengeluarkan susu sedikit sekali. Ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan kita besok pagi,” keluh wanita itu kepada anaknya.Dengan tersenyum, anak gadisnya yang beranjak dewasa itu menghibur, “Ibu, tidak usah disesali. Inilah rezeki yang diberikan Allah kepada kita hari ini. Semoga besok kambing kitamengeluarkan susu yang lebih banyak lagi.”

“Tapi, aku khawatir para pelanggan kita tidak mau membeli susu kepada kita lagi. Bagaimana kalau susu itu kita campur air supaya kelihatan banyak?”

“Jangan, Bu!” gadis itu melarang. “Bagaimanapun kita tidak boleh berbuat curang. Lebih baik kita katakan dengan jujur pada pelanggan bahwa hasil susu hari ini hanya sedikit. Mereka tentu akan memakluminya. Lagi pula kalau ketahuan, kita akan dihukum oleh Khalifah Umar.Percayalah, ketidakjujuran itu akan menyiksa hati.”Dari luar gubuk itu, Khalifah Umar semakin penasaran ingin terus mendengar kelanjutan percakapan antara janda dan anak gadisnya itu.”Bagaimana mungkin khalifah Umar tahu!” kata janda itu kepada anaknya. “Saat ini beliau sedang tertidur pulas di istananya yang megah tanpa pernah mengalami kesulitan seperti kita ini?”. Melihat ibunya masih tetap bersikeras dengan alasannya, gadis remaja itu tersenyum dengan lembut dan berkata, “Ibu, memang Khalifah tidak melihat apa yang kita lakukan sekarang. Tapi Allah Maha Melihat setiap gerak-gerik makhluknya. Meskipun kita miskin, jangan sampai

kita melakukan sesuatu yang dimurkai Allah.”

Dari luar gubuk, khalifah tersenyum mendengar ucapan gadis itu. Beliau benar-benar kagum dengan kejujurannya. Ternyata kemiskinan dan himpitan keadaan tidak membuatnya terpengaruh untuk berbuat curang. Setelah itu khalifah mengajak pengawalnya pulang.Keesokan harinya, Umar memerintahkan beberapa orang untuk menjemput wanita pemerah susu dan anak gadisnya untuk menghadap kepadanya. Beliau ternyata bermaksud menikahkan putranya dengan gadis jujur itu.

Sungguh sebuah teladan bagi kita semua, bahwa kejujuran karena takut kepada Allah adalah suatu harta yang tak ternilai harganya. Mungkin ini yang sulit kita dapatkan sekarang.